Welcome To PMR GAHITA Let's Join Us

Materi PK: Pemindahan Pasien

Cara meminggirkan dan menengahkan pasien

  1. Cuci tangan dan memakai celemek
  2. Beritahu pasien dan meminta untuk menyilangkan kedua lengannya di dada
  3. Pelaku berdiri disisi kanan pasien
  4. Masukkan tangan kiri dengan telapak tangan menghadap ke atas dibawah bantal dan pundak sisakit, sedangkan tangan kanan di bawah punggung .... hitung ....... pindahkan ke pinggir/ketengah (maksudnya menghitung adalah si sakit awas dan mungkin dapat membantu)
  5. Masukkan tangan kiri dibawah punggung, tangan kanan di bawah pinggul .... hitung pindahkan kepinggir tengah
  6. Masukkan tangan kiri di bawah lipatan lutut tangan kanan dibawah betis ....... hitung ..... pindahkan kepinggir/tengah
  7. Atur agar poisi pasien menyenangkan
  8. Buka celemek dan cuci tangan

Cara memiringkan pasien

  1. Cuci tangan dan memakai celemek
  2. Beritahu pasien
  3. Untuk memiringkan si sakit ke sisi kiri pelaku berdiri di sisi kanan si sakit
  4. Kedua tangan si sakit diletakkan bersilang di atas perut, kaki kanan diletakkan diatas kai kiri
  5. Masukkan tangan kiri dibawah bahu, smpai memegang bahu yang lain, tangan yang laian dimasukkan dibawah bokong ....... hitung.....sedikit diangkat dan si sakit dimiringkan
  6. Atur dengan baik posisi si sakit dpat diberi bantal guling diantara kakinya bagia punggung di topang juga dengan bantal
  7. Rapihkan tempat tidur
  8. Buka celemek dan cuci tangan

Cara duduk dan tidur pasien

  1. Cuci tangan dan memakai celemek
  2. Beritahu pasien
  3. Pelaku berdiri di sisi kanan pasien dengan kaki kiri kedepan
  4. Masukkan tangan kanan pelaku melalui ketiak kanan pasien sampai ketulang belikat, sedangkan tangan kiri di bawah duduk pasien
  5. Tangan pasien memegang bahu kanan pelaku sedangkan tangan kiri si sakit bertopang pada sisi tempat tidur
  6. hitung .... kemudian angkat badan pasien, kemudian dudukkan
  7. Punggung si sakit dapat ditopang dengan bantal dibawah lutut di masukkan bantal guling dengan tujuan agar ia tidak merosot ke bawah
  8. Jika pasien ingin duduk dipinggir tempat tidur, maka digunakan sebuah kursi untuk menopang kakinya
  9. Untuk menidurkan pasien kembali sama dengan cara mendudukkannya
  10. Rapihkan tempat tidur
  11. Buka celemek dan cuci tangan

Materi PK: Obat Pasien


  1. Cuci tangan dan memakai celemek
  2. Beritahu pasien bahwa waktunya minum obat
  3. Baca etiket pada botol dengan teliti (nama dan aturan pakai)
  4. Untuk obat cair, apabila tertulis kocok dahulu, maka dikocok sampai larut betul kemudian taruh takaran obat 1 sendok makan penuh, berikan pada pasien kemudian botol ditutup rapat dan dikembalikan pada tempatnya
  5. Untuk obat minum tetesan disediakan sendok atau canting kecil,
  6. Untuk pil/tablet atau kapsul gunakan sendok untuk memberikannya
  7. Untuk puyer yang kerap kali pahit bisa dicampur dengan tambahan air gula/teh manis

Materi PK: Cuci Tangan

Tujuannya adalah untuk membersihkan tangan dari kotoran, mencegah penularan penyakit dan melatih serta membiasakan hidup bersih dan sehat
Peralatan :
  1. Air 600ml
  2. Ember untuk menampung air buangan
  3. Sabun & tempatnya.
  4. Sikat tangan
  5. Serbet.
  6. Celemek.

Pelaksanaan :
  1. Lepas perhiasan ( jam tangan, cincin, dll )
  2. Basahi tangan sampai siku
  3. Ambil sabun dan basahi dengan air
  4. Sabun kedua tangan sampai berbusa mulai dari  telapak tangan sampai siku
  5. Cuci sabun dan letakkan pada tempatnya.
  6. Ambil sikat tangan dan basahi dengan air
  7. Gosokan dari siku, pergelangan, punggung tangan, sela-sela jari, kuku,dan telapak tangan
  8. Cuci tangan dengan sikat dan letakan
  9. Bilas kedua tangan sampai bersih.
  10. Ambil serbet/handuk & keringkan.
  11. Serbet dilipat letakan pada tempatnya.

Materi PK: Pakai Celemek

Tujuan memakai celemek pada perawatan keluarga adalah untuk melindungi pakaian pelaku dari kotor dan mencegah penularan dari pasien
Cara mengunakan celemek
1.Cuci tangan sebalum dan sesudah menggunakan
2.Pegang tali penggantung, masukan melalui kepala
3.Pegang tali sis kanan dan kiri, ikat di bagian belakang dengan ikatan yang mudah dibuka
Cara melepas celemek yaitu membuka tali belakang dan lepaskan
Cara menggantung celemek
1.Tanpa memegang bagian luar celemek
2.Bila digantung diruangan orang sakit, bagian luar diluar dan jika diluar ruangan maka bagian luar berada di dalam

Materi PK: Kompres Dingin

Di dalam materi perawatan keluarga khususnya kompres dingin ada 2 jenis penggunaan yaitu kompres dingin kering maupun kompres dingin basah. Fungsi keduanya adalah untuk meredakan pembengkakan pada tubuh pasien.

1. Peralatan kompres dingin kering
·Eskap.
·Ember berisi air bersih.
·Es batu dalam ember.
·Kain mitela sebagai pembungkus.

Pelaksanaan :
·Buka eskap jungkirkan dan pastikan tidak ada benda asing didalamnya.
·Masukkan es batu pada ember berisi air agar tidak runcing.
·Kemudian masukkan ke eskap +  ¾ bagian.
·Bungkus dengan kain dan letakkan pada bagian yang membutuhkan.

2. Kompres dingin basah.
Peralatan.
·Ember berisi air dingin / es.
·Waslap / kain yang meresap air.

Pelaksanaan :
Rendam + 1 menit, waslap / kain pada ember yang berisi air dingin / es.
Ambil dan peras, kemudian letakkan pada bagian yang membutuhkan.

Materi PK: Pergantian Sprei Pasien

Tujuan pergantian sprei dengan pasien maupun tanpa pasien adalah mempercepat penyembuhan, mencegah penyakit bertambah berat dan memperkecil penularan. Peralatan  yang harus dipersiapkan antara lain tempat tidur, kasur dan bantal, sprei, kain perlak, alas perlak, sarung bantal, selimut.
Pelaksanaan bila si pasien dapat meninggalkan tempat tidur :

  1. Cuci tanagan dan pakai celemek
  2. Beritahu pasien
  3. Semua peralatan bersih ditaruh diatas meja
  4. Ambil semua peralatan kotor mesukan ke keranjang kosong
  5. Kasur dibalik
  6. Ambil seprei , letakan lipatan ditengah kasur, buka seprei kemudian lipat ± 25 cm pada bagian kepala dan kaki kebawah kasur
  7. Kain perlak dan alas perlak diletakan diatas seprei bagian tengah  kasur
  8. Pada keempat sudut dibuat lipatan digonal kemudian masukan lipatan dibawah kasur sisi kiri dan kanan
  9. Pasang selimut dibagian bawah/kaki dan buat lipatan wiru untuk tempat kaki dan selipkan kebawah kasur
  10. Pasang sarung bantal tanpa mengangkat nya
  11. Buatkan tempat sampah dan sandal improvisasi dari koran
  12. Buka celemek dan cuci tangan

Bila pasien tidak dapat meninggalkan tempat tidur

  1. Cuci tanagan dan pakai celemek
  2. Beritahu pasien
  3. Semua peralatan bersih ditaruh diatas meja
  4. Bantal dan guling singkirkan ke kursi
  5. Miringkan pasien ke arah pelaku pk
  6. Alas perlak, perlak dan seprei yang kotor digulung menurut urutanya sampai kebadan pasien
  7. Seprei, perlak dan alas perlak bersih  dipasang dan ditata rapi berdasrkan urutanya
  8. Pasien dibalik arah posisi
  9. Ambil peralatan kotor tarum di keranjang kosong rapikan peralatan yang telah dipasang
  10. Pasien ditidurkan terlentang kembali semula
  11. Buka celemek dan cuci tangan

Materi PK: Mencuci Rambut

Tujuan mencuci rambut pada pasien dalam perawatan keluarga adalah agar pasien tetap bersih dan sehat. Adapun peralatan yang digunakan antara lain:

  1. Samphoo.
  2. Sisir.
  3. Ember kosong & kain pel.
  4. Ceret/ember berisi air hangat kuku & gayung lancip.
  5. Perlak untuk talang.
  6. 2 handuk.
  7. Kapas
  8. Washlap
  9. Alat pengerin/hair dryer atau kipas

Pelaksanaan :

  1. Cuci tangan dan pakai celemek
  2. Baringkan pasien dengan posisi  kepala di tepi tempat tidur, ambil bantal
  3. Letakkan handuk dan  perlak  untuk talang dibawah kepala.
  4. Tutup telinga dengan kapas dan  mata dengan washlap
  5. Kain pel dan ember kosong diletakkan dibawah untuk air kotor.
  6. Pasang handuk di dada sampai leher
  7. Rambut disisir kemudian disiram air hangat
  8. Berikan sampo dirambut sambil dipijat sampai berbusa
  9. Bilas sampai bersih kemudian ambil talang dan keringkan dengan handuk
  10. Ambil kapas , washlap dan handuk
  11. Posisikan kembali pasien seperti semula dan letakan kembali bantalnya
  12. Keringkan dengan hair dryer/ angin-anginkan dengan kipas
  13. Rapikan rambut dengan sisir
  14. Bereskan semua peralatan, buka celemek dan cuci tangan


Materi PK: Makan dan Minum Pasien

Sebelumnya cuci tangan dan memakai celemek

  1. Sebelumnya dipersiapkan dahulu menu makanan untuk si sakit
  2. Ditanyakan apakah si sakit ingin BAB atau BAK
  3. Makanan telah disiapkan diatas baki dan diletakkan diatas meja
  4. Panas makanan dirasakan dengan perantaraan pergelangan tangan sebelah dalam

Cara memberikan makanan tergantung keadaan si sakit

  1. Bila pasien dapat duduk dan makan sendiri
  2. Pasien didudukkan
  3. Makanan di atas baki disiapkan dimeja kecil yang diberi alas, meja kecil ini ditempatkan di depan perut si sakit
  4. Disediakan juga serbet dan bel, agar si sakit dapat memberitahu bila makanannya sudah selesai atau bila makanan ingin ditambah

Apabila pasien dapat makan sendiri tetapi tidak boleh duduk

  1. Pasien dimiringkan, sebaiknya kesebalh kiri, supaya dapat makan dengan tangan kanannya
  2. Serbet diletakkan di bawah dagu si sakit
  3. Makanan diletakkan di dekat si sakit
  4. Untuk minum disediakan sedotan
  5. Disediakan bel

Apabila pasien perlu disuap

  1. Pasien ditidurkan seenak mungkin
  2. Serbet dipasang di atas dada bawah dagu sisakit
  3. Tanyakan apakah mau minum dahulu atau tidak
  4. Pelaku duduk di sebelah kanan si sakit untuk menyuap
  5. Waktu memberi minum, kepala si sakit diangkat dengan tangan kiri dan tangan pelaku memegang gelas dapat dengan sedotan
  6. Selesai makan alat makan dibereskan
  7. Buka celemek dan cuci tangan

Materi PK: BAB dan BAK

Tujuan membantu pasien pada saat buang air besar (BAB) maupun buang air kecil (BAK) dalam perawatan keluarga agar pasien mudah membersihkan diri. Adapun peralatan yang digunakan antara lain:
  1. Pasu najis.
  2. Labu kemih.
  3. Kain perlak untuk alas.
  4. Bel.
  5. Kain penutup.
  6. Tisu gulung.
  7. Bedak.
  8. Air 600ml

Pelaksanaan :
  1. Cuci tangan dan pakai celemek
  2. Beritahu pasien dan siapkan peralatan
  3. Buka pakaian bawah letakan koran/perlak bawah pantat dan pasang kain penutup
  4. Pasang pasu najis  dengan lutut ditekuk dan pasang labu kemih pada alat kelamin.
  5. Beri sisakit bel dan kita tinggalkan ( apabila selesai di suruh membunyikan bel ).
  6. Setelah selesai, ambil labu kemih bersihkan alat kelamin dengan tisu / air.
  7. Bersihkan anus dengan air atau tisu langsung buang ke pasu najis sampai bersih.
  8. Ambil pasu najis letakan di bawah
  9. Miringkan pasien, bersihkan pantat dengan tisu gulung
  10. Beri bedak untuk mencegah lecet  dan pakaikan celana
  11. Bereskan peralatan dibawa ke belakang
  12. Buka celamek dan cuci tangan

Materi PK: Memandikan Pasien

Tujuan dari penugasan memandikan pasien pada perawatan keluarga adalah untuk membantu agar pasien tetap dalam kondisi bersih dan sehat. Adapun peralatan yang dibutuhkan antara lain:

  1. Sarung 1 buah.
  2. Keranjang baju kotor.
  3. Sabun dan tempatnya
  4. 2 baskom berisi air hangat/dingin
  5. 2 buah washlap
  6. 2 buah handuk besar.
  7. Bedak tubuh.
  8. Baju bersih / ganti.
  9. Alat make up ( perempuan ), laki – laki  ( minyak rambut) sisir cermin dll.

Pelaksanaan:

  1. Cuci tangan dan pakai celemek , siapkan peralatan
  2. Ambil bantal/guling letakan dikursi.
  3. Pakaikan sarung/kain penutup
  4. Lepas baju dan celana masukan ke keranjang kosong
  5. Tutup dada dengan handuk .
  6. Letakkan handuk dibawah kepala.
  7. Usapkan waslap basah pada wajah,  telinga dan leher membentuk huruf s  dengan washlap bersabun, lalu dibilas dengan washlap bersih.
  8. Angkat handauk keringkan muka, telinga, dan leher
  9. Ambil handuk dan letakkan pada kedua lengan
  10. Sabun dengan washlap mulai dari jari sampai ketiak, bilas dan keringkan
  11. Dada sampai ketiak kemudian  perut ke arah paha dan bilas, keringkan dengan handuk lalu beri bedak pada ketiak.
  12. Handuk pindah di bagian pantat, tekuk lutut untuk membersihkan kelamin, keringkan dan beri bedak pada lipatan paha
  13. Untuk alat kelamin bila bisa melakukan sendiri maka dipersilahkan pada sisakit.
  14. Miringkan si sakit dan bersikan pada bagian punggung lipatan pantat. Keringkan dan beri bedak bagian pantat
  15. Ambil ember yang berisi air bersih  letakkan masukan kedua kaki untuk dicuci dengan posisi lutut ditekuk. Bentangkan handuk dibawah kedua kaki dan keringkan kemudian beri bedak pada sela jari.
  16. Pakaikan baju ganti dan sisir rambut/beri alat solek untuk wanita
  17. Bersihkan tempat tidur dan semua peralatan
  18. Buka celemek dan cuci tangan

Materi PK: Kompres Panas

Di dalam materi perawatan keluarga khususnya kompress panas ada 2 jenis penggunaan yaitu kompres panas kering dan kompres panas basah. Fungsi keduanya adalah untuk meringankan demam pada pasien
1.Peralatan kompres panas kering:

  1. Kirbat.
  2. 2 Kain mitela sebagai pembungkus.
  3. Teko berisi air panas.

Pelaksanaan kompres panas kering :

  1. Ambil kirbat dan buka apakah ada pastikan tidak ada benda asing didalamnya.
  2. Gulung dan isi kirbat cek dan pastikan apakah bocor atau tidak.
  3. Bungkus dengan kain pembungkus & letakkan pada bagian yang memerlukan kompres.

2. Peralatan kompres panas basah:

  1. Pinset.
  2. Plastik pembungkus.
  3. Kain pembungkus.
  4. Ember.
  5. Teko berisi air panas.

Pelaksanaan kompres panas basah:

  1. Ambil ember dan letakkan baling – baling distasnya dan beri waslap pada lobang kain.
  2. Tuangkan air panas dalam ceret.
  3. Peras sampai airnya habis dan masukkan ke plastik dengan pinset dan bungkus dengan kain pembungkus.
  4. Berikan / letakkan pada bagian yang membutuhkan.

Materi PK: Pengukuran Suhu

Alat untuk mengukur suhu disebut termometer. Menurut skalanya ada 2 macam, yaitu: termometer celcius (lazim dipakai di Indonesia) dan termometer Fahrenheit (lazim dipakai di Amerika)
1. Bagian Termometer
  1. Tabung gas panjang, berbentuk persegi gepeng bundar atau persegi
  2. Pipa gelas tempat turun naik air raksa
  3. Skala yang menunjukkan derajat suhu
  4. Reservoir tempat air raksa
2. Tujuan
  1. Mengetahui suhu badan si sakit
  2. Mengetahui adanya kelainan pada tubuh
  3. Mengetahui perkembangan penyakit
  4. Sebagai salah satu penyokong dalam membantu dokter dalam menentukan diagnosa
3. Tempat dan cara pengukuran suhu
    Ketiak
  • Cuci tangan
  • Siapkan termometer
  • Beritahu si sakit
  • Keringkan ketiak dengan handuk/waslap
  • Tempatkan pangkal termometer di tengah ketiak di minta si sakit menjepitnya 10-15 menit, tangan yang lain membantu menekan bagian lengan yang menjepit termometer
  • Setelah 10-15 menit termometer dikeluarkan, dibaca sampai di mana naiknya air raksa dan dicatat.
  • Termometer dibersihkan, lalu disimpan
     Dubur
  • Cuci tangan
  • Siapkan termometer dan minyak kelapa/vaselin
  • Beritahu si sakit
  • Miringkan si sakit,bebaskan pakaian yang menutupi bokong
  • Kaki yang sebelah atas ditekuk kearah perut
  • Oleskan pangkal termometer dengan minyak vaselin untuk memudahkan memasukkan ke dalam anus. Hati-hati bila ada wasir
  • Pisahkan bokong si sakit agar dubur terlihat, lalu pangkal termometer di masukkan
  • Pegang termometer selama berada dalam anus selama 3 menit
  • Keluarka termometer, baca dan catat di buku catatan harian
  • Termometer dibersihkan lalu disimpan
     Mulut
  • Cuci tangan
  • Siapkan termometer
  • Beritahu si sakit
  • Si sakit diminta untuk membuka mulut
  • Letakkan pangkal termometer di bawah lidah agak ke samping, di minta si sakit untuk menutup mulut dan bernafas melalui hidung
  • Setelah 3 menit keluarkan termometer, baca dan catat di buku catatan harian
  • Termometer dibersihkan lalu disimpan

Materi PK: Hitung Pernapasan

Satu kali pernafasan adalah 1 kali menarik nafas dan 1 kali mengeluarkan nafas
a. Tujuan menghitung pernafasan :
  1. Membantu menentukan diagnosa
  2. Mengetahui keadaan umum si sakit
b. Pelaksanaan
Dihitung segera setelah menghitung denyut nadi. Jangan diberitahu si sakit akan dihitung pernafasannya dengan pergelangan si sakit tetap dipegang seolah-olah masih menghitung denyut nadi. Diperhatikan apakah kedua sisi dada bergerak seirama, apakah terlihat adanya kesukaran dalam bernafas. Hitung pernafasan selama ½ menit dan hasilnya dikali 2, catat dalam buku catatan harian

c. Jumlah pernafasan permenit
  • Bayi baru lahir            : 30-60
  • Anak umur 1 tahun     : 25-30
  • Anak umur 2 tahun     : 20-25
  • Anak umur 15 tahun   : 18 -20
  • Pria dewasa                : 16-18
  • Wanita dewasa           : 18-20
 d . Perbandingan jumlah pernafasan dengan denyut nadi adalah 1: 4

Materi PK: Hitung Denyut Nadi

Menghitung denyut nadi adalah sama penting dengan mengukur suhu. Denyut nadi menjadi lebih cepat bila berada dalam ketakutan, gelisah, demam dan sesudah gerak badan.
a. Denyut nadi dapat diraba pada :
  1. Leher
  2. Bagian muka telinga
  3. Dekat ujung tulang selangkang
  4. Sisi dalam dari lengan atas
  5. Lipatan paha
  6. Pergelangan tangan
  7. Denyut bayi sampai umur 1 tahun dapat diraba di ubun-ubun
b. Tujuan mengukur denyut nadi
  1. Mengetahui keadaan umum si sakit
  2. Mengetahui keadaan jantung
  3. Mengikuti perkembangan jalannya penyakit
  4. Membantu menentukan diagnosa
c. Jumlah denyut nadi rata-rata permenit
  • Bayi baru lahir                   : + 130 - 160
  • Bayi                                   : + 110 - 130
  • Anak umur 4-7 tahun         : + 80 - 120
  • Anak umur lebih 7 tahun   : + 80 - 90
  • Pria dewasa                       : + 60 - 80
  • Wanita lebih banyak antara 10-15 denyutan.Umumnya kecepatan denyut nadi meningkat bila suhu badan meningkat. Tiap kenaikan suhu 1 derajat C, denyut nadi akan bertambah 10-15 denyutan.
d. Pelaksanaan
  1. Cuci tangan
  2. Beritahu si sakit
  3. Si sakit duduk atau berbaring, lengan dikendurkan dengan ibu jari di sebelah atas. Cari nadinya dengan 3 jari si pelaku dipergelangan tangan si sakit kea rah ibu jari si sakit diantara urat-urat
  4. Hitung denyut nadi selama ½ menit, hasilnya dikalikan 2 dan dicatat dalam buku catatan harian

Mengenal Perawatan Keluarga


Perawatan keluarga adalah perawatan yang dilakukan oleh anggota keluarga itu sendiri dengan menggunakan alat-alat yang ada di lingkungan keluarga itu dan sederhana tetapi hasilnya memuaskan.
Dasar-dasar Perawatan Keluarga
Maksud Perawatan Keluarga
a. Karena RS penuh / jumlah RS kurang, serta tenaga Dokter dan perawat kurang.
b. Karena pengaruh keadaan ekonomi, tidak semua orang mampu membayar ongkos
Rumah Sakit.
c. Karena faktor kepercayaan / keinginan si penderita yang tidak menginginkan
untuk dirawat diluar.

Tujuan Perawatan Keluarga
a. Meringankan keadaan si korban.
b. Mempercepat upaya penyembuhan.
c. Memperkecil penularan.
d. Mendidik anggota keluarga untuk menghemat.
e. Membiasakan hidup sehat.

Fungsi Perawatan Keluarga
a. Pengamatan terhadap penderita.
b. Tindakan perawatan
c. Tindakan pengobatan
d. Pencatatan.
e. Penyuluhan kesehatan.

Sasaran Perawatan Keluarga
a. Penderita yang layak dirawat dirumah.
b. Bayi dan anak yang tidak terawat.

Alasan Perawatan Keluarga
a. Secara psikologis orang yang sakit lebih senang dirawat di rumah sendiri.
b. Dapat menghemat waktu dan biaya.
c. Dirawat oleh anggota keluarga sendiri dapat mempercepat penyembuhan.

Pelaku Perawatan Keluarga
a. Siapa saja asal mendapat pendidikan sebelumnya.
b. Mereka yang mampu menyelenggarakan.

Sifat pelaku Perawatan Keluarga
a. Mempunyai rasa kasih sayang.
b. Adanya suatu keinginan untuk melakukan perawatan keluarga.
c. Mengutamakan kepentingan si penderita.
d. Sehat jasmani dan rohani.
e. Bertanggungjawab
f. Terbuka

Praktek
- Lapor kami PMR Madya no urut ……… siap melaksanakan …………… (sebutkan jenis yang dipraktekkan)

- Pembagian tugas ( Moderator, pelaku, dan korban/pasien)
Instagram
 
Partner : PMI TangSel | Puskesmas Sawah Baru | KSR UIN Jakarta
Copyright © 2016. PMR GAHITA - All Rights Reserved
FB/Instagram/Twitter/Youtube: pmrgahita
WA/SMS: 081219606358 | Email: pmrgahita@gmail.com