Welcome To PMR GAHITA Let's Join Us

Contoh Poster PMR

Berbagai macam contoh poster gambar PMR yang bisa anda gunakan sebagai sumber referensi dalam kegiatan dan latihan PMR tingkat madya yang diolah dari berbagai sumber








Hastak: Maket Desain

Maket Desain atau miniatur adalah perwujudan fisik 3 dimensi sebuah desain dalam skala kecil atau mini. Fungsinya adalah sebagai media visualisasi presentasi maupun penyuluhan Siap Siaga Bencana. Sebelum membuat mading kita harus mengumpilkan informasi yang bisa disampaikan didalam mading nantinya.
1. Tentukan tema
2. Rancang sketsa maket desain bersama tim
3. Menyiapkan perlengkapan alat
4. Bagi tugas kerja setiap orang dalam satu tim

Hastak: Mading

Sebelum membuat mading kita harus mengumpilkan informasi yang bisa disampaikan didalam mading nantinya.
1. Tentukan judul dan tema
2. Rancang sketsa bentuk mading yang akan dibuat, 2D atau 3D
3. Mencari informasi berita dan juga hasil karya diri kita sendiri, seperti puisi, foto, gambar, tips/trik, berita
4. Bagi tugas kerja setiap orang dalam satu tim

Bahan Pembuatan Mading:
1. Sterofoam & triplek (alas mading)
2. Lem kertas/Double Tip (menyesuaikan material)
3. Gunting/kater
4. Spidol Warna-Warni
5. Kertas karton/manila/Origami
6. Hiasan seperti biji-bijian, kertas krep, rumbai, dll (sesuai selera anda)

Cara Pembuatan Mading:
1. Persiapkan alas mading
2. Lapisi alas dengan kertas manila/karton, jika gabus sudah memiliki warna tak diberi kertas juga tak apa
3. Pasang judul madingnya dengan huruf gabus ataupun kertas berwarna yang dipotong membentuk rangkaian kata
4. Mulai tempelkan isi mading, yang berasal dari potongan majalah, koran, dll berupa gambar, foto, berita, tutorial, dsb menggunakan lem. Konten harus menarik jika ingin orang berlama-lama di depan mading anda
5. Jika sudah ditempeli saatnya dihias dengan biji-bijian mengelilingi mading ataupun ditata di tempat-tempat tertentu memakai lem dan gunting (Ingat! Bahan-bahannya sesuai selera anda!). Namun usahakan bentuk atau material dekorasinya berhubungan dengan tema yang diangkat, contoh mading lingkungan dengan dekorasi biji-bijian dan dedaunan.
CONTOH MADING 2D
                                                                           CONTOH MADING 3D

Hastak: Mewarnai Crayon

Teknik Menggambar
  1. Awali dulu dengan menemukan konsep yang tepat dan gambaran kasar hasil akhir dari gambar yang akan kita buat.
  2. Mulailah menggambar dengan dengan titik berat penyelesaian gambar utamanya, sedangkan ornamen tambahan bisa kita tambahkan setelahnya.
  3. Gunakan pensil HB atau 2B untuk menggambar sketsa, dengan memulai goresan pensil dari bidang bawah kanvas atau media gambar.
  4. Upayakan agar ketika membuat goresan gambar, kita tidak menekan pensil  terlalu keras. Hal ini dilakukan agar goresan-goresan pensil kita yang salah tatkala di hapus dan diperbaiki tidak meninggalkan jejak  lekukan pada media gambar kita.Hal ini akan sangat berpengaruh pada rata tidaknya sapuan pewarna (crayon) kita, karena bagian lekukan tersebut tidak akan tersapu crayon sehingga meninggalkan jejak putih pada hasil akhir gambar kita, yang tentunya akan sangat berpengaruh terhadap kualitas gambar.
  5. Sketsa yang sudah jadi dapat ditebalkan dengan menggunakan pensil warna hitam, spidol snowman kecil atau boardmarker. Upayakan ujung spidol boardmarker tidak terlalu tebal, jika kita menggunakan spidol boardmarker.
  6. Sketsa yang sudah selesai sudah dapat diwarnai dengan crayon.


Langkah 1   :  Blocking
Yaitu tahap memblok bidang gambar dengan warna tertentu, biasanya diawali dengan memblok dengan warna-warna muda. Pemilihan warna sangat tergantung dari bagian gambar yang akan kita warnai. misal bagian yang akan kita warnai adalah langit, maka warna muda yang kita pilih boleh biru muda, kuning muda atau putih.

Langkah 2  :  Gradasi
Yaitu sebuah tahap mewarnai diatas media yang sudah terblock warna muda, dengan warna-warna lain yang seirama dan secara bertingkat sehingga menjadi sebuah gradasi warna yang indah. Disinilah sebenarnya titik berat pewarnaan kita dan akan menentukan hasil akhir gambar yang kita buat.

Langkah 3  :  Mixing
Yaitu sebuah tahap pencampuran gradasi yang sudah kita buat tadi dengan warna-warna yang sudah digoreskan sebelumnnya. ada 2 cara yang sering dilakukan dalam proses mixing ini yaitu teknik goresan linier dan circular. Dalam penggunaanya akan menghasilkan gradasi yang berbeda. Tentunya ditempatkan pada gambar yang berbeda pula, sehingga satu bagian gambar dengan bagian gambar yang lain teknik mixing nya belum tentu sama. Contoh  : pada proses mixing warna bagian gambar langit lebih cocok dengan teknik linier daripada circular.

Langkah  4  :  Finishing
Yaitu tahap penghalusan warna pada bagian- bagian yang masih belum sempurna, dan penambahan aksen-aksen seperti siluet, shadow dan lain-lain

Langkah  5  :  Scrabbing (Sgraffito)
Tahap ini hanya merupakan tahap tambahan yang tidak mesti dilakukan, karena pada tahap ke-4 sebenarnya gambar kita sudah bisa dikatakan selesai. Scrabbing hanya sebuah tahap mengerok/mengerik bagian gambar tertentu dengan menggunakan scrabber (biasanya pada crayon merk tertetu disertakan) atau  bisa kita buat sendiri.

Hastak: Iklan Kesehatan

Bagaimana membuat video iklan masyarakat khususnya di bidang kesehatan maupun lingkungan hidup yang dapat merepresentasikan sisi terbaik pesan serta menjadi video yang menciptakan sensasi dimata para penontonnya, sehingga iklan yang menyajikan pesan-pesan sosial yang bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat
Peralatan:
1. Kamera DSLR
2. Laptop
3. Software: Pinnacle, Photoshop/CorelDRAW, VideoCutter, FormatFactory

Syarat Video:
1. Buatlah video yang singkat, sebaiknya durasi iklan 3 - 5 Menit
2. Konten harus singkat, padat dan jelas
3. Gunakan judul di awal iklan dan motto atau tema di akhir iklan
4. Buatlah penonton membayangkan sedang merasakan cerita Anda
5. Pahami keterbatasan yang dapat dilakukan video Anda

Langkah Pembuatan:
1. Tentukan judul / tema
2. Tulis Adegan per adegan
3. Cari pemain sesuai kebutuhan iklan kesehatan
4. Ambil adegan bagian per bagian dengan kamera DSLR
5. Edit menggunakan software komputer

Hastak: Poster


Poster adalah sebuah karya yang memuat pesan tertentu, dengan komposisi gambar dan tulisan, yang dimuat di kertas. ukurannya bervariasi, tapi biasanya baru bisa disebut poster dari ukuran a3 ke bawah. sifat poster adalah mencari perhatian mata sekuat mungkin.Ada 5 prinsip poster yang baik:
– Konten Singkat, Padat, Jelas. orang mampu memahami postermu dalam sekali lihat, atau setidaknya poin-poin penting dalam postermu bisa dicerna segera setelah orang melirik postermu. Postermu harus cukup jelas sehingga orang-orang tidak perlu mempertanyakan maksud dari poster pada pembuatnya.
– Nyaman dilihat. warnanya menarik perhatian, terkesan bersih. minim efek dan gradasi warna yang mencolok. besar font harus pas, tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.
– Alur poster harus jelas. bagian atas buat apa, tengah buat apa, bawah buat apa. saya pribadi sih kalo membuat poster terbiasa memasang gambar di tengah, teorinya sih tengah adalah pusat. gambar adalah penarik perhatian. agar poster dilihat orang, letakkan penarik perhatian di pusat. judul di atasnya, bagian bawah untuk deskripsi dan lain sebagainya. ketika orang melihat poster, alurnya adalah sebagai berikut.
1. melihat gambar pada poster (tengah)
2. setelah mengamati gambar, orang mencari stimulus lain untuk lebih memahami maksud gambar. dalam hal ini, judul, yang ditulis agak besar, akan menarik perhatian berikutnya. (atas)
3. judul akan membuat orang tertarik untuk mengetahui isi lebih jauh. sembari mencerna judul, orang akan melihat gambar sekali lagi, sebelum matanya turun ke bawah, bagian informasi. (tengah)
4. informasi yang singkat, padat, dan jelas, akan membuat orang merasa “aman” untuk membacanya. (bawah)
– Persuasif Postermu harus membentuk opini, pandangan, atau kesan, segera setelah orang menangkap maksudnya.

Hastak: Melukis Cat Air

Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang peralatan dasar, cara melukis dan tips melukis dengan cat air.
A.    Peralatan Dasar:
Berikut adalah peralatan dasar dalam melukis cair.
  • Watercolor paper/kertas gambar A4
  • Pensil mekanik: untuk menggambar outline utama
  • Setip/penghapus: bisa gunakan merk stabilo, mono, fabel castel ataupun steadler
  • Penghapus mekanik: untuk menghapus bagian yang detail – kenko kurang bagus, gunakan stabilo
  • Household brush atau kuas cat: untuk membersihkan debu setip
  • Watercolor brush ukuran kecil, sedang, dan besar – yang digunakan pada tutorial ini adalah no. 7 dan gunakan kuas dengan ujung tajam untuk melukis detail yang kecil
  • Palet: kalian juga dapat menggunakan piring ataupun wadah yang tidak berkapiler, tapi palet jenis ini yang lebih baik.
  • Tempat air: harap menggunakan setidaknya 2 wadah air. satu untuk membersihkan kuas dan satunya untuk mencampur cat. Jangan menggunakan hanya satu wadah air, sebab akan lebih cepat keruh dan mengental dari pencucian kuas dan merusak lukisan apabila air keruh tersebut digunakan kembali untuk dicampur dengan cat.
  • Watercolor paint (cat air): Cat air tersedia dalam tiga bentuk: pasta, cepuk besar,  dan cepuk kecil. Bentuk cepuk, baik yang besar maupun yang kecil, berupa mangkuk-mangkuk bujur sangkar atau persegi panjang kecil berisi cat  padat. Bentuk pasta lebih nyaman digunakan dalam studio. Warna dapat dikeluarkan ke palet dan disapukan dengan kuas basah. Cat  air berbentuk cepuk biasanya digunakan untuk melukis diluar ruangan karena biasanya dijual dalam set mudah dibawa. Cat dalam wadah cepuk lebih sulit dilarutkan daripada cat air dalam bentuk pasta dan perlu sedikit digosok dengan kuas untuk menampilkan warnanya.
  • Pensil warna: dapat digunakan untuk menggambar detail yang kecil danretouching.
  • Tissue: alat yang sangat diperukan dalam teknik cat air; gunakan tissue ukuran besar dan kecil dan fungsinya adalah untuk membersihkan kuas, menyerap air dari kuas dan kertas yang basah.

B.     Cara Melukis
  • Buatlah sketsa di kertas gambar A4. Ketika menggambar disarankan menggurat dengan tekanan yang lembut sehingga akan mudah dihapus ketika terjadi kesalahan.
  • Kemudian mulai pewarnaan dimulai dari kulitnya. Beberapa area kertas dapat dibiarkan tetap putih sebagai efek highlight
  • Hindari peletakan tangan pada permukaan yang lembab ataupun basah
  • Mulai melukis dari sisi, awali dengan ringan dan tambahkan berlahan untuk menambah kepekatan
  • Lukis atau warnai sketsa sesuai dengan yang diinginkan.
Gambar 1.1 
Gambar 1.2
Gambar 2.1 pewarnaan dasar
Gambar 2.2 pewarnaan kedua

Gambar 2.3 hasil karya lukis rumput dan bunga

C.    Tips melukis dengan cat air
Jika dilakukan dengan hati-hati dan teliti, sesungguhnya melukis dengan cat air itu tergolong mudah. Namun kita harus memahami teknik-teknik yang ada dalam melukis agar hasil yang diperoleh memuaskan. Berikut beberapa cara melukis dengan cat air.
1.      Sensasi warna
Jika melukis dengan cat air, warna yang dihasilkan akan pekat saat basah dan akan menjadi pudar saat kering. Oleh karena itu, waspadai warna yang telah kalian goreskan pada kertas atau kain kanvas. Kepekatan yang sesuai dengan keinginan bisa diperoleh, jika kalian rajin berlatih.
2.      Cat air yang kering dapat larut kembali
Cat air dapat dilarutkan kembali walau sudah kering. Kalian dapat mengangkat cat kering yang terlanjur terbuang untuk dipakai lagi. Namun, jangan menggesakkan kuas terlalu sering dengan cat basah karena dapat merusak kertas lukis yang kalian pakai.
3.      Cat air memiliki sifat transparan
Sifat ini akan membuat kesalah seperti gores akan terlihat. Oleh karena itu, biasakanlah dengan salah satu sifat dari cat air.
4.      Mulai dari terang ke gelap
Usahakan untuk mewarnai bagian yang terang baru kebagian yang gelap. Awali dengan ringan, lalu tambah perlahan sampai pekat.
5.      Gunakan kuas yang baik
Kuas sering membuat jengkel pelukis pemula jika telah rusak. Oleh karena itu, gunakan kuas yang berkualitas baik, jika tidak ingin dipusingkan dengan hal lain ini. Kuas yang baik akan mendukung goresan yang kalian lakukan.
6.      Jangan memakai terlalu banyak air
Hal ini terkadang dilakukan secara tidak sengaja pada saat kalian selesai membilas kuas. Air yang tersisa akan tercampur dengan campuran warna yang akan dipakai. Selalu keringkan kuas setelah membilas.
Beberapa tips di atas merupakan cara untuk membantu melukis dengan cat air. Namun, hal yang terpenting dalam melukis adalah selalu mencoba dan berlatih. Rajin mencoba dan berlatih akan membuat kalian dapat merasakan lukisan yang kalian inginkan. Selalu ingat bahwa setiap pelukis atau seniman memiliki cirri khas dalam karyanya. Bentuk dan cirri khas kalian sendiri dan tidak perlu merasa pesimis jika berbeda dengan yang lain. Seni itu tidak ada yang buruk selama kalian mencurahkan semangat di dalamnya. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat mencoba. 

Praktek Berikutnya
Gambar 1.3
Alat dan Bahan
  • Penggaris
  • Kuas cat air
  • Kertas gambar ukuran  A4
  • Cat air
Cara membuat
  1. Bagi kertas menjadi dua ukuran yang sama besar kemudian dilipat,
  2. Buka lipatan,dan letakkan beberapa warna cat air langsung pada salah satu bagian lipatan kertas,
  3. Lipat/Tutup kembali,  
  4. Letakkan pada alas yang rata dan bentuk menggunakan penggaris dengan menggeser penggaris di atas kertas berdasarkan pola(agak menekan),
  5. Buka kembali lipatan kertas, dan lihat hasil yang telah terbentuk dari perpaduan warna yang digunakan.  

Hastak: Pengenalan

HK  adalah  Hasta  Karya  dengan  persiapan  kategori  lomba pembuatan gambar poster, mading kesehatan, iklan kesehatan, Kerajinan tangan dari barang bekas dengan tema Ulang Tahun Palang Merah, AIDS, Anti Narkoba. Jenis kategori hasta karya antara lain:
  1. Poster / Mading kesehatan
  2. Teater drama perang solferino
  3. Video iklan kesehatan / Fotografi
  4. Membuat kerajinan dari barang bekas
  5. Melukis & Menggambar Alat Peraga
  6. Maket/Miniatur
Instagram
 
Partner : PMI TangSel | Puskesmas Sawah Baru | KSR UIN Jakarta
Copyright © 2016. PMR GAHITA - All Rights Reserved
FB/Instagram/Twitter/Youtube: pmrgahita
WA/SMS: 081219606358 | Email: pmrgahita@gmail.com